Upscale foto makanan: tekstur dan keaslian gambar menu
Siapkan gambar untuk menu dan aplikasi pesan antar sambil mencocokkan porsi, bahan, warna, dan ukuran sebenarnya di tata letak.
Mulai dari foto hidangan yang asli
Pilih foto asli yang sesuai dengan porsi dan penyajian yang benar-benar dijual. Perbesaran tidak boleh membuat bahan yang sedikit tampak lebih banyak, atau mengubah bekas gosong dan tampilan asli menjadi hidangan lain. Periksa dulu fokus, cahaya, dan white balance, lalu foto ulang bila perlu.
Hitung gambar utama berdasarkan tata letak
Ambil dulu persyaratan tampilan dari templat menu atau platform pesan antar. Misalnya, gambar berukuran 10 × 7,5 cm di menu cetak membutuhkan sekitar 1182 × 886 piksel pada 300 PPI; ini hanya contoh perhitungan, bukan persyaratan umum platform. Untuk gambar detail, perhitungkan juga piksel yang tersisa setelah dipotong.
Periksa tekstur dan warna satu per satu
Lihat di 100% butiran nasi, mi, serat daging, saus, dan tepi peralatan makan. Perhatikan apakah bahan berulang, uap berubah menjadi tekstur janggal, atau piring putih bergeser warnanya. Terakhir, pastikan pada ukuran menu sebenarnya bahwa hidangan tetap natural dan mudah dikenali.
Tangani teks menu terpisah dari foto
Harga, nama menu, dan informasi alergen sebaiknya tetap berupa teks yang bisa diedit di aplikasi tata letak; jangan mengandalkan AI untuk menebak karakter dari menu beresolusi rendah. Setelah mengekspor, periksa ukuran file dan pratinjau platform, lalu simpan file sumber yang bisa diedit untuk mengurangi kompresi berulang.
| Situasi | Tindakan yang disarankan | Yang perlu diperiksa |
|---|---|---|
| Gambar utama | Foto sesuai porsi sebenarnya | Bahan, warna, dan penyajian |
| Gambar detail | Tentukan dulu area yang ditampilkan | Piksel setelah dipotong dan tekstur berulang |
| Menu hasil pindai | Tata ulang teksnya | Harga, nama menu, dan alergen |
Situs ini tidak menata menu secara otomatis dan tidak menjamin keakuratan tekstur bahan maupun teks; satu gambar diproses setiap kali.
